Dublin Core
Title
FORMULASI DAN UJI EFEKTIVITAS EKSTRAK ETANOL 96 % DAUN BELIMBING WULUH ( Averrhoa bilimbi L ) SEBAGAI KRIM TABIR SURYA
Creator
Dewi Rahma Fitri, In Rahmi Fatria Fajar, Muhammad Sadikin, Febri
Hidayat
Hidayat
Publisher
Institut Sains Teknologi Al Kamal Jakarta
Date
2023
Format
PDF
Language
Bahasa Indonesia
Coverage
Daun belimbing wuluh, in vitro, SPF, krim.
Abstract
Paparan sinar UV yang berlebihan juga dapat menimbulkan beberapa masalah lain seperti munculnya sunburn, pigmentasi, dan penuaan dini kulit. Secara alami, kulit akan menyintesis melanin ketika terpapar sinar UV. Sehingga diperlukan sediaan yang berfungsi sebagai pelindung kulit yang dikenal dengan tabir surya. Penelitian ini bertujuan untuk memformulasikan sediaan krim tabir surya ekstrak etanol daun belimbing wuluh dengan penentuan SPF secara in vitro. Metode ekstraksi dengan maserasi menggunakan pelarut etanol. Formula krim dibuat dari ekstrak etanol daun belimbing wuluh dengan konsentrasi 5% (F1), 10% (F2) dan 15% (F3). Sediaan krim dievaluasi berdasarkan pengamatan organoleptik (bentuk, warna, bau), homogenitas, pH, daya sebar, dan viskositas serta diukur efektivitas tabir surya dari sediaan berdasarkan nilai SPF (Sun Protection Factor) secara in vitro dengan menggunakan spektrofotometer UV serta serta uji stabilitas fisik sediaan yang meliputi uji organoleptik, uji pH, uji homogenitas dan uji viskositas. Hasil evaluasi krim memenuhi persyaratan meliputi pengamatan organoleptik (bentuk, warna, bau), ketiga krim homogenitas, rentang pH krim 3,5-8 , daya sebar berada diantara 5-7 cm , dan viskositasnya pada rentang 2500-50000 cps. Diperoleh hasil SPF ke 3 Formula krim F1 dengan nilai SPF 2,6 memberi efek proteksi minimal, F2 dengan nilai SPF 5,3 memiliki efek proteksi sedang, serta F3 dengan nilai SPF 6,7 memberi efek proteksi ekstra.
